Selasa, 11 Januari 2011

SNB ( Social Network Business ) - Softskill ke 4

Tujuan dari jejaring sosial adalah untuk memungkinkan anggota yang memiliki minat yang sama untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Dengan begitu banyak dari mereka mengambil keuntungan untuk mempromosikan bisnis. Situs jejaring sosial adalah sebuah tambang emas karena bisa mempromosikan produk tanpa harus membayar untuk membuat iklan. Banyak dari kita secara aktif menggunakan situs seperti Twitter dan Facebook untuk mempromosikan bisnis. Dan mereka mencari untuk terhubung dengan kontak bisnis terkait lebih mungkin beralih ke situs-situs seperti LinkedIn untuk membangun hubungan dengan orang yang telah bekerja dengan atau mungkin ingin bekerja.
Dengan meningkatnya penggunaan jaringan sosial oleh para profesional bisnis, terdapat semakin banyak situs jejaring sosial yang terfokus pada pengguna bisnis dan memenuhi kebutuhan mereka. Berikut ini adalah daftar situs jejaring sosial bagi pengusaha, pemilik bisnis dan profesional yang layak lihat.
Biznik - Sebuah komunitas pengusaha dan usaha kecil yang didedikasikan untuk membantu satu sama lain.

cmypitch.com - Sebuah website bisnis bagi pengusaha Inggris untuk mendapatkan saran dan banyak lagi.
Cofoundr - Sebuah komunitas bagi pengusaha, programmer, desainer, investor, dan individu lain yang terlibat dengan memulai usaha baru.
JASEzone - Sebuah komunitas profesional di mana Anda dapat menemukan calon klien dan mitra bisnis.
 
LinkedIn - Sebuah jaringan profesional yang memungkinkan untuk diperkenalkan kepada dan berkolaborasi dengan profesional lainnya.

Sumber :

Kamis, 23 Desember 2010

PERBAIKAN NILAI JARKOM LANJUT VLSM


Nama   : Luthfiah Fitriyana
Kelas   : 4IA13
NPM   : 50407513

Suatu Bagian HRD terdapat 20 host, Bagian Fin 15 host, bagian IT 12 host dan bagian marketing 25 host, tentukan tabel subnetting menggunakan metode VLSM dengan netmask 172.16.x.n dimana x adalah absen mahasiswa X = 33. Skema jaringan :



Selasa, 21 Desember 2010

Tugas Softskill 3 - SII ( STRATEGY OF INFORMATION INTEGRATION )

Pada zaman sekarang ini banyak sekali tuntutan globalisasi dan persaingan bebas seperti pada perusahaan-perusahaan. Sehingga banyak inisiatif strategi yang dikeluarkan oleh organisasi-organisasi yang mengarahkan kepada keinginan untuk melakukan suatu kolaborasi untuk melakukan suatu penyusunan kekuatan baru dalam persaingan. Banyak fenomena yang terjadi antara lain :
·           Terjadinya suatu merger dan akusisi antar dua atau lebih suatu organisasi
·           Restrukturisasi korporasi
·           Strategi kerjasama
·           Tuntutan berbagai mitra usaha dalam dan luar negeri

Dengan adanya fenomena tersebut memberikan dampak bagi manajemen suatu organisasi yang memberikan berbagai macam tuntutan untuk mengintegrasikan suatu organisasi tersebut pada suatu kebutuhan untuk saling berbagi data dan informasi yang dimiliki sesama organisasi.  Artinya bahwa, dua atau lebih sistem informasi yang ada diharuskan untuk diintegrasikan. Pada masalah ini dilakukan suatu pendekatan dengan menggunakan metodologi yang menekankan pada evolusi pelaksanaan enam tahap integrasi yaitu :
·           Tahap I : Eksploitasi Kapabilitas Lokal
Pada tahap ini dilakukan suatu pengembangan secara maksimal terhadap kapabilitas sistem informasi masing-masing suatu organisasi. Tujuannya untuk memahami batasan maksimal kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan kebutuhan suatu manajemen strategis dan operasional organisasi yang bersangkutan.
·           Tahap II : Lakukan Integritas Tak Tampak
Dimana pada tahap ini pada setiap kerjasama dua atau lebih organisasi akan mendatangkan suatu kebutuhan baru. Pada tahap I sudah dilakukan maka tidak ada organisasi yang berbohong bahwa hanya sistem informasinya saja yang dapat menyediakan kebutuhan tersebut.
·           Tahap III : Kehendak Berbagi Pakai
Pada tahap ini yaitu melakukan evaluasi seberapa efisien dan optimal suatu solusi berhasil dibangun dengan pemanfaatan beraneka ragam sumber daya organisasi.
·           Tahap IV : Redesain Arsitektur Proses
Pada tahap ini dilakukan penentuan integrasi yang diuji kembali, karena pada tahap ini banya yang akan terlibat tidak hanya CIO melainkan pimpinan nomor satu dari masing-masing organisasi.
·           Tahap V : Optimalkan Infrastruktur
Pada tahap ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemegang kepentingan utama. Hasil dari tahap optimalisasi adalah sebuah sistem informasi terpadu yang dapat bekerja secara efektif melayani suatu kepentingan.
·           Tahap VI : Transformasi Organisasi
Pada tahap yang terakhir ini merupakan suatu akibat dari dinamika kebutuhan lingkungan eksternal organisasi yang memaksanya untuk menciptakan sebuah sistem organisasi yang dapat beradaptasi terhadap perubahan apapun.

Sumber :
http://www.batan.go.id/sjk/eII2006/Page02/P02h.pdf

Kamis, 02 Desember 2010

Jawaban Tes akhir Jaringan komputer lanjut


Nama : Luthfiah Fitriyana
Kelas : 4IA13
NPM : 50407513
Test Akhir JAringan Komputer Lanjut

1.        Service yang cara kerjanya mirip dengan mengirim surat adalah :
a.         Connection Oriented

2.    Nama lain untuk Statistical Time Division Multiplexing (TDM) adalah :
b.        Synchronous TDM

3.    Hubungan laju transmisi data dengan lebar pita saluran transmisi adalah :
d.    Semua jawaban salah.

4.    Teknik encoding Bipolar-AMI dan Pseudoternary termasuk dalam teknik :
a.    Multilevel Binary

5.    Jika dua frame ditransmisikan secara serentak maka akan menyebabkan terjadinya tubruklan. Kejadian ini dalam jaringan dikenal dengan istilah :
c.     Crash

6.    Salah satu protocol CSMA yang tidak terus menerus mendengarkan channel adalah :
d.    CSMA/CD

7.    Salah satu protocol yang bebas dari tubrukan adalah :
c.     Carrier Sense

8.    Selective Repeater merupakan istilah lain dari :
a.    Router

9.    Dalam pemeliharaan ring logis 802.4, frame kontrol yang bertugas untuk mengijinkan suatu stasiun untuk meninggalkan ring adalah :
c.     Token

10. Algoritma yang digunakan untuk menghindari kemacetan adalah :
b.    Flow Control

11.  Algoritma routing yang menggunakan informasi yang dikumpulkan dari subnet secara keseluruhan agar keputusannya optimal adalah :
d.    Algoritma Terdistribusi

12. Keuntungan multiplexing adalah :
b.    Komputer host hanya memerlukan satu I/O port untuk banyak terminal

13. Jenis kabel UTP digunakan untuk jaringan Ethernet :
c.     10BaseT

14. Suatu algoritma routing yang tidak mendasarkan keputusan routingnya pada kondisi topologi dan lalulintas saat itu adalah :
a.    Non adaptive

15. Data/message yang belum dienkripsi disebut dengan :
a.    Plaintext

16. Algoritma Kontrol Kemacetan yang menjaga jumlah paket tetap konstan dengan menggunakan permits yang bersirkulasi dalam subnet adalah :
c.     Pra Alokasi Buffer

17. Sekumpulan aturan yang menentukan operasi unit-unit fungsional untuk mencapai komunikasi antar dua entitas yang berbeda adalah :
c.     Protokol

18. Algoritma yang digunakan oleh transparent bridge adalah :
b.    Backward Learning

19. Dalam model OSI internetworking membagi lapisan network menjadi beberapa bagian, kecuali
a.    Intranet sublayer

20. Teknik time domain reflectometry digunakan pada standard IEEE:
b.    802.3

21. Suatu cara yang mempunyai kemampuan untuk menyedian privacy, authenticity, integrity dan pengamanan data adalah :
a.    Enkripsi

22. Tujuan adanya jaringan komputer adalah…..
d.    Semua jawaban benar

23. Mengontrol suapaya tidak terjadi deadlock merupakan fungsi dari lapisan :
a.    Network Layer

24. Frame yang terjadi apabila suatu stasiun mentransmisikan frame pendek kejalur ring yang panjang dan bertubrukan atau dimatikan sebelum frame tersebut dikeluarkan. Frame ini disebut dengan istilah :
b.    Beacon

25. Wire center digunakan pada standar :
b.    802.3

26. Komponen dasar model komunikasi adalah :
d.    Semua benar

27. Di bawah ini termasuk Broadcast network :
c.     Satelit

28. Paket radio termasuk golongan :
a.    Broadcast

29. Di bawah ini termasuk guided media :
d.    Semua benar

30. Modul transmisi yang sifatnya searah adalah :
c.     TV