Jumat, 01 April 2011

Pengantar Komputasi Modern - Softskill ke 2


Kinerja Komputasi dengan Paralel Processing
Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah suatu penggunaan lebih dari satu CPU untuk menjalankan suatu program secara simultan. Sedangkan komputasi paralel adalah suatu teknik melakukan suatu hal secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Untuk pemrogramanan paralel adalah suatu teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi suatu perintah atau operasi secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU. Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan performa suatu komputasi. Dalam melakukan suatu hal secara bersamaan maka akan semakin banyak pekerjaan yang dapat terselesaikan. Pada komputasi paralel membutuhkan :

-            Algoritma
-            Bahasa pemrograman
-            Compiler

Paralel processing komputasi adalah suatu proses atau pekerjaan komputasi di komputer dengan memakai suatu bahasa pemrograman yang dijalankan secara paralel pada saat bersamaan. Secara umumnya komputasi paralel diperlukan untuk meningkatkan kecepatan komputasi bila dibandingkan dengan pemakaian komputasi pada komputer tunggal. Untuk proses pembagian pada proses komputasi tersebut dilakukan oleh suatu software yang betugas untuk mengatur komputasi dalam hal makalah ini akan digunakan Message Parsing Interface (MPI).

MPI adalah sebuah standard pemrograman yang memungkinkan pemrogram membuat suatu aplikasi yang dapat dijalankan secara paralel. Proses yang akan dijalankan oleh suatu aplikasi dapat dibagi untuk dikirim ke masing-masing compute node yang selanjutnya compute node tersebut mengolah dan mengembalikan hasilnya ke komputer head node. Untuk merancang aplikasi paralel tentu membutuhkan banyak pertimbangan - pertimbangan diantaranya adalah latensi dari jaringan dan lama sebuah tugas dieksekusi oleh prosesor.

MPI ini merupakan suatu standard yang dikembangkan untuk membuat suatu aplikasi pengirim pesan secara portable. Sebuah komputasi paralel terdiri dari sejumlah proses, dimana masing-masing bekerja pada beberapa data lokal. Setiap proses mempunyai variabel lokal, dan tidak ada mekanisme suatu proses yang bisa mengakses secara langsung memori yang lain. Pembagian data antar proses dilakukan dengan message passing, yaitu dengan mengirim dan menerima pesan antar proses. MPI menyediakan fungsi-fungsi untuk menukarkan antar pesan. Kegunaan MPI yang lain adalah :
1.        menulis kode paralel secara portable,
2.        mendapatkan performa yang tinggi dalam pemrograman paralel, dan
3.        menghadapi permasalahan yang melibatkan hubungan data irregular atau dinamis yang tidak begitu cocok dengan model data paralel.

Sumber : http://www.scribd.com/doc/32982265/Parallel-Processing

Sabtu, 05 Maret 2011

Pengantar Komputasi Modern - Softskill ke 1


Komputasi Modern
Awal perkembangan komputer pertama kali yang menggagasi oleh ilmuan terbesar yaitu John Von Neumann. Beliau yang memberikan gagasan mengenai sistem yang dapat menerima instruksi-instruksi dan dapat disimpan di dalam sebuah memory. Dari gagasan ini yang menjadi dasar dari suatu arsitektur komputer modern. Beliau juga meningkatkan karya-karya yang dimilikinya di dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer dan juga sangat berpengaruh dalam melakukan pembuatan bom atom. Karena dipicu oleh ketertarikannya pada hidrodinamika dan kesulitannya melakukan penyelesaian persamaan dari suatu defernsial parsial nonlinier, maka beliau beralih pada bidang komputasi yang dimana beliau sebagai seorang konsultan pada pengembangan ENIAC yang disini beliau merancang konsep arsitektur komputer. Dari Arsitektur Von Neumann adalah suatu komputer dengan program yang dapat disimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.
Komputasi disini dapat diartikan sebagai suatu cara yang dapat menemukan suatu cara pemecahan masalah dari data yang diinput dengan menggunakan suatu algoritma. Komputasi itu sendiri merupakan suatu subbidang dari suatu ilmu komputer dan matematika. Jadi secara umum komputasi adalah suatu bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk melakukan suatu analisis dan dapat memecahkan masalah-masalah dari suatu ilmu (sains). Disini dapat disimpulkan komputasi menggunakan komputer bisa disebut dengan komputasi modern. Dimana dalam suatu komputasi modern terdapat beberapa perhitungan dan pencarian solusi dari masalah yang ada, yang dapat menjadi perhitungan dari komputasi modern tersebut yaitu :
  • akurasi : yang berhubungan dengan bit dan floating point
  • kecepatan : dalam satuan hertz (processor tunggal, pipeline, parallel processing)
  • problem volume besar : down sizing, parallel
  • modelling : NN, GA
  • kompleksitas : menggunakan teori big O
Sumber :

Selasa, 11 Januari 2011

Business Content Development (BCD) - Softskill ke 5


Pengembangan suatu artikel dan konten untuk media sosial adalah cara yang efektif untuk mempromosikan sebuah usaha kecil. Dimana untuk merencanakan untuk mempromosikannya memiliki tiga tahapan.
Tahap satu :
Pada tahap ini diminta untuk menjadi seorang ahli dalam mengembangkan daftar ide cerita yang potensial. Memikirkan topik yang akan digunakan untuk setiap musimnya. Dan tentu cerita yang berhubungan dengan produk spesifik.
Tahap dua :
Setelah memutuskannya kemudian memberikan beberapa suatu pemikiran bagaimana dapat berbagi konten di seluruh platform yang berbeda. Jika sudah akan mengembangkan konten, dan newsletter tetap merupakan cara yang efektif untuk mempromosikan bisnis. Ini bukan media sosial, tetapi sebagai pengusaha kecil kita harus menemukan cara untuk bekerja secara efisien. Dan berbagi konten di beberapa pemasaran dan media sosial platform adalah penggunaan besar sumber daya yang terbatas.
Tahap tiga :
Disini kita digunakan untuk tempat membiarkan diri sendiri mengembangkan artikel yang ingin dituliskan. Dan dimana newsletter yang perlu sedikit serius, dimana sedikit bergaul dengan posting facebook dan tweets.
sumber :
http://www.buzzle.com/articles/social-media101-for-small-business-content-development.html

SNB ( Social Network Business ) - Softskill ke 4

Tujuan dari jejaring sosial adalah untuk memungkinkan anggota yang memiliki minat yang sama untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Dengan begitu banyak dari mereka mengambil keuntungan untuk mempromosikan bisnis. Situs jejaring sosial adalah sebuah tambang emas karena bisa mempromosikan produk tanpa harus membayar untuk membuat iklan. Banyak dari kita secara aktif menggunakan situs seperti Twitter dan Facebook untuk mempromosikan bisnis. Dan mereka mencari untuk terhubung dengan kontak bisnis terkait lebih mungkin beralih ke situs-situs seperti LinkedIn untuk membangun hubungan dengan orang yang telah bekerja dengan atau mungkin ingin bekerja.
Dengan meningkatnya penggunaan jaringan sosial oleh para profesional bisnis, terdapat semakin banyak situs jejaring sosial yang terfokus pada pengguna bisnis dan memenuhi kebutuhan mereka. Berikut ini adalah daftar situs jejaring sosial bagi pengusaha, pemilik bisnis dan profesional yang layak lihat.
Biznik - Sebuah komunitas pengusaha dan usaha kecil yang didedikasikan untuk membantu satu sama lain.

cmypitch.com - Sebuah website bisnis bagi pengusaha Inggris untuk mendapatkan saran dan banyak lagi.
Cofoundr - Sebuah komunitas bagi pengusaha, programmer, desainer, investor, dan individu lain yang terlibat dengan memulai usaha baru.
JASEzone - Sebuah komunitas profesional di mana Anda dapat menemukan calon klien dan mitra bisnis.
 
LinkedIn - Sebuah jaringan profesional yang memungkinkan untuk diperkenalkan kepada dan berkolaborasi dengan profesional lainnya.

Sumber :

Kamis, 23 Desember 2010

PERBAIKAN NILAI JARKOM LANJUT VLSM


Nama   : Luthfiah Fitriyana
Kelas   : 4IA13
NPM   : 50407513

Suatu Bagian HRD terdapat 20 host, Bagian Fin 15 host, bagian IT 12 host dan bagian marketing 25 host, tentukan tabel subnetting menggunakan metode VLSM dengan netmask 172.16.x.n dimana x adalah absen mahasiswa X = 33. Skema jaringan :



Selasa, 21 Desember 2010

Tugas Softskill 3 - SII ( STRATEGY OF INFORMATION INTEGRATION )

Pada zaman sekarang ini banyak sekali tuntutan globalisasi dan persaingan bebas seperti pada perusahaan-perusahaan. Sehingga banyak inisiatif strategi yang dikeluarkan oleh organisasi-organisasi yang mengarahkan kepada keinginan untuk melakukan suatu kolaborasi untuk melakukan suatu penyusunan kekuatan baru dalam persaingan. Banyak fenomena yang terjadi antara lain :
·           Terjadinya suatu merger dan akusisi antar dua atau lebih suatu organisasi
·           Restrukturisasi korporasi
·           Strategi kerjasama
·           Tuntutan berbagai mitra usaha dalam dan luar negeri

Dengan adanya fenomena tersebut memberikan dampak bagi manajemen suatu organisasi yang memberikan berbagai macam tuntutan untuk mengintegrasikan suatu organisasi tersebut pada suatu kebutuhan untuk saling berbagi data dan informasi yang dimiliki sesama organisasi.  Artinya bahwa, dua atau lebih sistem informasi yang ada diharuskan untuk diintegrasikan. Pada masalah ini dilakukan suatu pendekatan dengan menggunakan metodologi yang menekankan pada evolusi pelaksanaan enam tahap integrasi yaitu :
·           Tahap I : Eksploitasi Kapabilitas Lokal
Pada tahap ini dilakukan suatu pengembangan secara maksimal terhadap kapabilitas sistem informasi masing-masing suatu organisasi. Tujuannya untuk memahami batasan maksimal kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan kebutuhan suatu manajemen strategis dan operasional organisasi yang bersangkutan.
·           Tahap II : Lakukan Integritas Tak Tampak
Dimana pada tahap ini pada setiap kerjasama dua atau lebih organisasi akan mendatangkan suatu kebutuhan baru. Pada tahap I sudah dilakukan maka tidak ada organisasi yang berbohong bahwa hanya sistem informasinya saja yang dapat menyediakan kebutuhan tersebut.
·           Tahap III : Kehendak Berbagi Pakai
Pada tahap ini yaitu melakukan evaluasi seberapa efisien dan optimal suatu solusi berhasil dibangun dengan pemanfaatan beraneka ragam sumber daya organisasi.
·           Tahap IV : Redesain Arsitektur Proses
Pada tahap ini dilakukan penentuan integrasi yang diuji kembali, karena pada tahap ini banya yang akan terlibat tidak hanya CIO melainkan pimpinan nomor satu dari masing-masing organisasi.
·           Tahap V : Optimalkan Infrastruktur
Pada tahap ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemegang kepentingan utama. Hasil dari tahap optimalisasi adalah sebuah sistem informasi terpadu yang dapat bekerja secara efektif melayani suatu kepentingan.
·           Tahap VI : Transformasi Organisasi
Pada tahap yang terakhir ini merupakan suatu akibat dari dinamika kebutuhan lingkungan eksternal organisasi yang memaksanya untuk menciptakan sebuah sistem organisasi yang dapat beradaptasi terhadap perubahan apapun.

Sumber :
http://www.batan.go.id/sjk/eII2006/Page02/P02h.pdf