Kamis, 02 Desember 2010

Jawaban Tes akhir Jaringan komputer lanjut


Nama : Luthfiah Fitriyana
Kelas : 4IA13
NPM : 50407513
Test Akhir JAringan Komputer Lanjut

1.        Service yang cara kerjanya mirip dengan mengirim surat adalah :
a.         Connection Oriented

2.    Nama lain untuk Statistical Time Division Multiplexing (TDM) adalah :
b.        Synchronous TDM

3.    Hubungan laju transmisi data dengan lebar pita saluran transmisi adalah :
d.    Semua jawaban salah.

4.    Teknik encoding Bipolar-AMI dan Pseudoternary termasuk dalam teknik :
a.    Multilevel Binary

5.    Jika dua frame ditransmisikan secara serentak maka akan menyebabkan terjadinya tubruklan. Kejadian ini dalam jaringan dikenal dengan istilah :
c.     Crash

6.    Salah satu protocol CSMA yang tidak terus menerus mendengarkan channel adalah :
d.    CSMA/CD

7.    Salah satu protocol yang bebas dari tubrukan adalah :
c.     Carrier Sense

8.    Selective Repeater merupakan istilah lain dari :
a.    Router

9.    Dalam pemeliharaan ring logis 802.4, frame kontrol yang bertugas untuk mengijinkan suatu stasiun untuk meninggalkan ring adalah :
c.     Token

10. Algoritma yang digunakan untuk menghindari kemacetan adalah :
b.    Flow Control

11.  Algoritma routing yang menggunakan informasi yang dikumpulkan dari subnet secara keseluruhan agar keputusannya optimal adalah :
d.    Algoritma Terdistribusi

12. Keuntungan multiplexing adalah :
b.    Komputer host hanya memerlukan satu I/O port untuk banyak terminal

13. Jenis kabel UTP digunakan untuk jaringan Ethernet :
c.     10BaseT

14. Suatu algoritma routing yang tidak mendasarkan keputusan routingnya pada kondisi topologi dan lalulintas saat itu adalah :
a.    Non adaptive

15. Data/message yang belum dienkripsi disebut dengan :
a.    Plaintext

16. Algoritma Kontrol Kemacetan yang menjaga jumlah paket tetap konstan dengan menggunakan permits yang bersirkulasi dalam subnet adalah :
c.     Pra Alokasi Buffer

17. Sekumpulan aturan yang menentukan operasi unit-unit fungsional untuk mencapai komunikasi antar dua entitas yang berbeda adalah :
c.     Protokol

18. Algoritma yang digunakan oleh transparent bridge adalah :
b.    Backward Learning

19. Dalam model OSI internetworking membagi lapisan network menjadi beberapa bagian, kecuali
a.    Intranet sublayer

20. Teknik time domain reflectometry digunakan pada standard IEEE:
b.    802.3

21. Suatu cara yang mempunyai kemampuan untuk menyedian privacy, authenticity, integrity dan pengamanan data adalah :
a.    Enkripsi

22. Tujuan adanya jaringan komputer adalah…..
d.    Semua jawaban benar

23. Mengontrol suapaya tidak terjadi deadlock merupakan fungsi dari lapisan :
a.    Network Layer

24. Frame yang terjadi apabila suatu stasiun mentransmisikan frame pendek kejalur ring yang panjang dan bertubrukan atau dimatikan sebelum frame tersebut dikeluarkan. Frame ini disebut dengan istilah :
b.    Beacon

25. Wire center digunakan pada standar :
b.    802.3

26. Komponen dasar model komunikasi adalah :
d.    Semua benar

27. Di bawah ini termasuk Broadcast network :
c.     Satelit

28. Paket radio termasuk golongan :
a.    Broadcast

29. Di bawah ini termasuk guided media :
d.    Semua benar

30. Modul transmisi yang sifatnya searah adalah :
c.     TV

Jaringan Optik Sinkron (SONET)

Tugas Jaringan Komputer Lanjut
 
NAMA : Luthfiah Fitriyana
KELAS : 4IA13
NPM : 50407513

SOAL
1.        Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?
2.        Sebutkan keuntungan SONET !
3.        Jelaskan prinsip kerja dari ATM !
4.        Apakah yang dimaksud dengan DSL ?

JAWABAN
1.        Komunikasi Broadband
·           Secara umum, Broadband dideskripsikan sebagai komunikasi data yang memiliki kecepatan tinggi, kapasitas tinggi
·           menggunakan DSL, Modem Kabel, Ethernet, Wireless Access, Fiber Optik, W-LAN, V-SAT, dsb.
·           Rentang kecepatan layanan bervariasi dari 128 Kbps s/d 100 Mbps.
·           Tidak ada definisi internasional spesifik untuk Broadband
·           Dalam Draft RPM Penataan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Akses Pita Lebar Berbasis Nirkabel  (Broadband Wireless Access) diusulkan definisi Broadband adalah layanan telekomunikasi nirkabel yang memiliki kemampuan kapasitas diatas kecepatan data primer “2 Mbps” (E1) sesuai ITU-R F.1399-1.
·           Faktor pendorong broadband
Untuk Pemerintah
·           Broadband dilihat sebagai infrastruktur penting untuk mencapai tujuan-tujuan pemerintah di bidang sosio-ekonomi.
·           Untuk mendorong penyediaaan layanan publik seperti E-governance, E-learning, Tele-medicine.
Untuk Penyelenggara Jaringan / Jasa Telekomunikasi
·           Suatu pilihan untuk mengurangi penurunan pendapatan dari teknologi lama (POTS/PSTN).
·           Potensi tambahan pendapatan dari Layanan Nilai Tambah.
·           Potensi penambahan secara eksponensial dalam ARPU.
Untuk Konsumen
·           Tersedianya rentang aplikasi yang lebih banyak dan lebih kaya.
·           Akses yang lebih cepat terhadap informasi.
·           Layanan yang semakin mengarah konvergensi (VOIP, Video on Demand).
Infrastruktur Eksisting
·           DSL melalui jaringan akses tembaga (DSL over Copper loop)
·           Modem kabel melalui jaringan TV Kabel (Cable Modem over Cable TV network)
·           Akses Broadband Jalur Listrik (Power Line Broadband Access)
Infrastruktur Baru
·           Fiber To The Home (FTTH)
·           Hybrid Fiber Coaxial (HFC)
Infrastruktur Nirkabel
·           Wireless Access (FWA) / High speed WLL
·           Wireless LAN (Wi-Fi) (802.11), WiMax (802.16), I-Burst (802.20), dsb
·           V-SAT
·           IMT-2000 (3G Mobile): HSDPA/ CDMA-EVDO

2.        Synchronous optical network (SONET) menawarkan biaya transport yang efektif pada jaringan akses dan jaringan inti/core. Lapisan optic menyediakan layanan transport untuk aplikasi jarak jauh. Dia juga secara langsung men-support layanan data.
Keuntungan SONET adalah dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.
·           Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexer, BTS, dan terminal ATM.
·           Manejemen bandwith berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik.
·           Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh.

3.        Prinsip kerja ATM
·           ATM telah direkomendasikan oleh CCITT sebagai mode transfer untuk B-ISDN.
·           Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi.
·           Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan jumlah sesuai dengan rate-nya.
·           Sebuah  sel terdiri atas information field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header.
·           Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan.
·           Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim.
·           Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing.
·           Dikatakan merupakan kombinasi dari konsep circuit dan packet switching, karena ATM memakai konsep connection oriented dan mengggunakan konsep paket berupa sel.
·           Setiap hubungan mempunyai kapasitas transfer (bandwidth) yang ditentukan sesuai dengan permintaan pemakai, asalkan kapasitas atau resource-nya tersedia
·           Dengan resource yang sama, jaringan mampu atau dapat membawa beban yang lebih banyak karena jaringan mempunyai kemampuan statistical multiplexing

4.        DSL
·           DSL adalah Teknologi akses yang menggunakan saluran kabel tembaga eksisting untuk layanan broadband.
·           DSL (dari bahasa Inggris: Digital Subscriber Line) adalah satu set teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan downolad dari DSL berkisar dari 128 kbit/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan upload lebih rendah dari download untuk ADSL dan sama cepat untuk SDSL.
·           Contoh teknologi DSL (kadangkala disebut xDSL) termasuk:
·           High-bit-rate Digital Subscriber Line (HDSL)
·           Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)
·           Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL)
·           Rate-Adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
·           Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
·           Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line 2 (VDSL2)
·           G. Symmetric High-speed Digital Subscriber Line (G.SHDSL)


Sumber : 
  • firdaus84.files.wordpress.com/2008/11/11-komunikasi-broadband.ppt
  • http://id.wikipedia.org/wiki/DSL

Selasa, 16 November 2010

Tugas Softskill 2 - CIM (Corporate Information Management)

Pada penulisan kali ini akan membahas mengenai CIM dimana CIM tersebut adalah singkatan dari Corporate Information Management yang memiliki arti dalam bahasa indonesia yaitu sebagai Sistem Informasi Perusahaan. Dimana pengertian dari SIM  tersebut yaitu pengeluaran suatu modal yang besar dan harus dievaluasi dengan cara yang sama  seperti investasi besar lain yang akan dilakukan oleh suatu perusahaan. Dan sebuah perusahaan pasti membutuhkan suatu manajemen informasi yang dilakukan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan dalam suatu perusahaan. Dan saat kita mengembangkan strategi manajemen informasi dalam suatu perusahaan maka kita dapat gunakan untuk mempertimbangkan suatu kebutuhan informasi yang terdapat tiga tingkat yang didapat dari situs http://www.steptwo.com.au/papers/cmb_threelevels/index.html yaitu :
·           Perusahaan
·           tim, divisi, unit bisnis, dll
·           individu

Kebutuhan dari masing-masing tiga tingkatan harus dipenuhi jika solusi yang terkoordinasi dan efektif harus dipertahankan dalam jangka panjang. Dalam suatu perusahaan kita memiliki suatu tugas terpenting dari sebuah manajemen yaitu kita dapat membantu dalam melakukan analisis untuk pengambilan sebuah keputusan, baik dalam mengatasi persoalan maupun dalam mengambil peluang penting dalam perusahaan. Dan dari artikel yang saya lihat http://ariesre.wordpress.com/2010/11/01/corporate-information-management/ menurut Herbert A. Simon terdapat 3 tahap pokok yang digunakan untuk menunjang dalam pengambilan suatu keputusan, yaitu :
·           Penyelidikan, dalam hal ini manajer melakukan suatu hal atau mempelajari hal yang berada di lingkungan berdasarkan suatu kondisi yang dibutuhkan untuk membuat suatu keputusan yang akan digunakan. Saat data yang masih mentah tersebut kita melakukan suatu pengujian agar dapat dijadikan sebagai petunjuk yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu permasalahan.
·           Perancangan, dalam hal ini manajer membuat suatu daftar yang daftar tersebut dikembangkan dan dilakukan suatu analisis terhadap arah suatu tindakan yang mungkin akan terjadi. Hal tersebut dapat meliputi beberapa proses untuk bisa memahami suatu persoalan, untuk menghasilkan suatu pemecahan persoalan, dan untuk menguji kelayakan pada pemecahan tersebut.
·           Pemilihan, dalam hal ini manajer harus memilih arah dalam suatu tindakan yang harus dipilih dari semua kemungkinan yang ada yang dapat dipilih. Dan setelah memilih kemungkinan yang ada maka harus dapat melaksanakannya.

Hasil dari pengambilan keputusan yang diambil oleh suatu perusahaan sebaiknya dapat berpengaruh baik bagi perusahaan itu dan bisa menghindari terjadi suatu permasalahan di dalam perusahaan.

Dan dari artikel yang saya dapat (http://it.toolbox.com/blogs/enterprise-design/the-six-dimensions-of-corporate-information-management-14790) manajemen informasi perusahaan adalah proses, ada enam dimensi pada manajemen informasi perusahaan, yaitu :
·           Membuat strategi,
·           Perencanaan pasokan untuk kebutuhan informasi masa depan,
·           increasing the utility value of available information resources,
·           Meningkatkan nilai utilitas sumber daya informasi yang tersedia,
·           Menghilangkan informasi yang berlebihan,
·           Memastikan kepatuhan terhadap undang-undang,
·           Dan meningkatkan laba atas investasi di teknologi informasi,
Referensi :
  • http://www.steptwo.com.au/papers/cmb_threelevels/index.html
  • http://ariesre.wordpress.com/2010/11/01/corporate-information-management/ 
  • http://it.toolbox.com/blogs/enterprise-design/the-six-dimensions-of-corporate-information-management-14790

Minggu, 07 November 2010

JAWABAN PRE-TEST JARKOMLAN V-CLASS


Nama               : Luthfiah Fitriyana
Npm                : 50407513
Kelas               : 4IA13
diketahui :
*Sebuah Gedung 5 lantai
*IP Lokal 200.0.1.0/24
*IP Lokal 200.0.2.0/24
*Kebutuhan perlantai :
# 11 PC untuk Accountung Staff
# 3 PC untuk Ruang Server
# 7 PC untuk IT Staff
# 28 PC untuk Operatinal Staff
# 30 PC untuk CS Staff
1. RANCANGLAH NETWORK SKEMANYA
2. SUBNET SESUAI KEBUTUHAN
TULISKAN SUBNET DALAM TABEL



Rabu, 03 November 2010

Subnetting Kelas C


Menangani kasus subnetting, biasanya berpusat pada 5 bagian, yaitu Jumlah Subnet, Jumlah Host Per Subnet, Blok Subnet, Subnet ID, Broadcast ID. Dari kasus diatas, kita harus mencari nilai x atau yang disebut sebagai mask bits. Mask bits ini bernilai 1 yaitu banyaknya nilai 1 biner pada oktet terakhir subnetmask suatu IP Address. Kemudian kita juga harus mencari nilai y yaitu banyaknya nilai 0 pada oktet terakhir subnetmask suatu IP Address.
  1. Mencari Jumlah Subnet.
    Jumlah subnet dapat dihitung dengan rumus 2x.
    Nilai x adalah 3 (ini lho yang ada garis bawahnya “1111111.11111111.11111111.11100000”)
    Jadi jumlah subnet sesuai dengan rumus tersebut adalah 23 = 8 subnet.
  2. Mencari Jumlah Host Per Subnet.
    Jumlah Host per Subnet, dapat dihitung dengan rumus 2y-2.
    Nilai y adalah 5 (ini lho yang ada garis bawahnya “1111111.11111111.11111111.11100000”)\
    Jadi Jumlah Host Per Subnet, jika dihitung dengan rumus diatas adalah 25-2 = 30 Host Per Subnet.
  3. Jumlah Blok Subnet.
    Jumlah Blok Subnet dihitung dengan 256 – 224 = 32.
    Nilai 256 didapat dari mengkonfersi bilangan biner menjadi bilangan desimal. Bilangan biner mana yang dikonversi? Bilangan biner yang akan dikonversi adalah bilangan biner yang membentuk oktet pada IP Address, hanya saja bilangan biner tersebut harus diberi nilai maksimal, yaitu nilai 1. Karena dalam 1 oktet terdapat 8 bit bilangan biner, maka sesuai dengan kaidah diatas, semua bit akan diisi dengan angka 1. kemudian dikonversi menjadi bilangan desimal.
    Kalau Nilai 224, dari mana pak? Ooooo itu ya… sebenarnya sama saja, hanya saja nilai 224 itu didapat dari oktet terakhir subnetmask. Coba lihat, subnetmask yang dibentuk dari /27 yang dijadikan bilangan biner semua. Ini dia “1111111.11111111.11111111.11100000” nah, disini dapat saya jabarkan bahwa pada barisan tersebut (yang saya kasih tebal dan garis bawah). Nilai itu jika dikonversi menjadi bilangan desimal akan bernilai 224.
Jadi, blok subnet selanjutnya adalah kelipatan dari 32. Blok Subnet lengkapnya adalah sebagai berikut 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224
  1. Subnet ID dan Broadcast ID jadinya seperti ini
    Buat dulu tabelnya berdasarkan blok subnet yang ada :
Subnet
Host Awal
Host Akhir
Broadcast
192.168.0.0
192.168.0.1
192.168.0.30
192.168.0.31
192.168.0.32
192.168.0.33
192.168.0.62
192.168.0.63
192.168.0.64
192.168.0.65
192.168.0.94
192.168.0.95
192.168.0.96
192.168.0.97
192.168.0.126
192.168.0.127
192.168.0.128
192.168.0.129
192.168.0.158
192.168.0.159
192.168.0.160
192.168.0.161
192.168.0.190
192.168.0.191
192.168.0.192
192.168.0.193
192.168.0.222
192.168.0.223
192.168.0.224
192.168.0.225
192.168.0.254
192.168.0.255